_____

Monday, 17 September 2018

Tahu Bakso, Camilan Khas Semarang

Tahu bakso. Ada yang merasa asing dengan nama makanan tersebut? Untuk warga Semarang pasti tidak, ya. Yap, ini adalah tahu bakso, makanan yang katanya khas Ungaran, tapi belum jelas juga dari mana asal makanan enak dan mengenyangkan ini. 

Saya pribadi, yang notabene warga asli Cilacap baru menjumpai makanan ini ketika di Semarang. Dan saya sempat kaget. Kok, tahu goreng ada baksonya? Saya tidak pernah manjumpai makanan ini di daerah saya. Tapi, itu tidak mengecewakan, karena rasanya memang enak, gurih, tidak terlalu asin, baksonya sungguh kerasa. Pokoknya cocok untuk lidah orang Jawa. 

Barangkali, untuk orang bukan asli Semarang bisa ya, bagi-bagi resep dan memperkenalkan tahu basko ke daerah asalnya.



Jadi, sesuai namanya, tahu bakso adalah makanan berupa tahu yang dibelah menjadi dua namun tidak sampai terpotong, kemudian dijejali bakso atau daging cincang. Dagingnya sendiri halal karena bisa merupakan daging ayam, sapi, maupun udang.

Jenis tahu bakso ini juga ada dua, yaitu tahu bakso basah atau rebus dan tahu bakso kering. Untuk tahu bakso basah tidak melalui proses penggorengan jadi, bagi pelancong yang ingin membawa pulang camilan ini sebagai oleh-oleh disarankan membeli tahu bakso basah saja. 

Agar bisa digoreng di rumah lalu dinikmati bersama keluarga dan sanak saudara dalam keadaan hangat. Tahu bakso basah ini hanya bertahan 2 – 3 hari karena tidak menggunakan pengawet, jadi begitu sampai di rumah bisa langsung digoreng atau di masukan ke lemari pendingin. 

Sementara itu, bila ingin menikmatinya langsung di tempat penjualan, pesanlah tahu bakso goreng hangat beserta cabai rawit, saus kecap, atau saus tomat yang akan sangat menambah nikmatnya tahu goreng hangat. Bagi penggemar gorengan, pasti akan nagih makan tahu bakso ini. Cocok dinikmati saat musim dingin ditemani teh hangat.

Cara pembuatan tahu bakso cukup mudah. Yaitu setelah daging cincang, tepung, dan penyedap rasa dicampur jadi satu. Lalu adonan tersebut dimasukan ke dalam tahu, yang sebelumnya sudah dibelah pinggirnya atau juga tengahnya. 

Kemudian bisa langsung digoreng hingga matang dan warnanya berubah kecokelatan. Atau sebelum digoreng tahu bisa terlebih dulu dicelupkan ke dalam adonan tepung cair agar lebih terasa kremes dan gurih.

tahu bakso khas semarang

Karena bahan dan cara pembuatannya yang relatif mudah, hampir semua warteg atau tempat makan menyediakan tahu bakso. Harganya pun bervariasi, mulai dari lima ratus hingga lima ribu rupiah, tergantung ukuran dan bahan isiannya. 

Semakin besar dan banyak baksonya, harganya akan semakin mahal. Jadi jangan khawatir akan kehabisan camilan khas Semarang yang satu ini.

Banyak juga mahasiswa yang menjual tahu bakso di kampus, biasanya dalam rangka danusan. Karena harganya yang murah dan cukup membantu mengganjal perut sebelum jam makan siang tiba.

Ada beberapa outlite oleh-oleh terkenal di Semarang yang menyediakan tahu bakso yaitu: Tahu Bakso Rejeki di Jl. Ngesrep Tim. No.5, Sumurboto, Tembalang, Tahu Bakso Bu Pudji di Jl. Sukun Raya No.11, Srondol Wetan, Banyumanik buka pukul 8 pagi – 7 malam, Tahu Bakso 2W di Jl. Jangli Tlawah 6, Karanganyar Gn., Candisari buka pukul 6 pagi – 11 malam, Tahu Bakso Bu Wahyu di Jalan Ngesrep Timur V, Sumurboto Bayumanik, Sumurboto, Banyumanik buka pukul 8 pagi – 8 malam.

Yup, kira-kira itulah ulasan mengenai salah satu makanan khas Semarang, tahu bakso. Selamat mencoba dan menikmati.

---
sumber foto: dokumen pribadi
sumber artikel: pribadi dan google maps

2 comments:

  1. Wah, emang tahu bakso ini enak banget ya. Apalagi kalau ditambah sambel. Tambah mantap!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang enak bung, saya juga nagis tadi beli danusan wkwk

      Delete