_____

Saturday, 10 November 2018

Download Buku Abdurrahman Wahid (Gus Dur) - Islamku Islam Anda Islam Kita (Agama Masyarakat Negara Demokrasi)




IDENTITAS BUKU

Judul: Islamku Islam Anda Islam Kita (Agama Masyarakat Negara Demokrasi)
Penulis: Abdurrahman Wahid
Penerbit: The Wahid Institute
Terbit: Agustus, 2006
Jumlah hlm. ebook: 451 hlm.
Format: .pdf
Ukuran: 6.298 kb


SEPATAH KATA

Terus terang pada awalnya saya khawatir, jangan-jangan editing dan kata pengantar yang akan saya lakukan nanti justru tidak berhasil memotret jalan pikiran yang sebenarnya atau oten­­ti­sitas dari latar be­la­kang ucapan dan tindakannya. 

Apalagi bagi sebagian besar warga nah­dliyin, Gus Dur adalah figur yang di­hor­mati, betapapun nyleneh dan kontroversialnya ucapan dan tindakannya. Bukan saja karena ia adalah cucu pendiri NU Had­­ra­tus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari, tapi juga karena Gus Dur adalah ulama intelektual NU terkemuka dan berwawasan kos­mo politan. 

Seorang tokoh yang berhasil membawa NU me­nem­bus dan membebaskan batas-batas orientasi, visi, dan wa­was­­an tradisionalisme NU untuk masuk ke wacana modern, libe­ral, dan kosmopolitan sambil tetap menjaga kelestarian tradisi klasik Islam. Melalui Gus Dur, NU sebagai organisasi Islam tradisional yang telah “mendunia” dan diperhitungkan dunia luar.

Namun demikian, sebagai orang Muhammadiyah dan juga man­tan wartawan, saya barangkali termasuk orang yang percaya bah­wa Gus Dur adalah Gus Dur. Ia memang dilahirkan oleh sejarah se­ba­gai tokoh terkemuka, tetapi ia bukan seorang wali atau figur yang can do no wrong

Ia tetap manusia biasa yang punya ke­­kuatan dan kelemahan, dan tentu saja ia bisa salah dalam berfikir atau bertindak. 

Sekalipun kita mungkin tidak setuju terhadap gagasan dan sepak ter­jangnya, tetapi kita tetap harus fair untuk menilai kontribusinya dalam pemikiran politik Islam di Indonesia. Bagi saya, Gus Dur ber­sama-sama dengan intekletual Muslim lainnya telah memberikan kontribusi yang penting bagi perkembangan pemikiran politik Islam di Indonesia.

Karena itu ketika dia menawari untuk mengedit dan membe­ri kata pengantar kumpulan tulisannya untuk dijadikan buku, se­ca­ra spontan saya menerimanya. Pada saat itu saya cuma berkeya­kinan bah­wa kepercayaan dari seorang Gus Dur kepada saya tentu dengan per­timbangan tersendiri. 

Menariknya, ketika ta­war­an Gus Dur itu saya diskusikan dengan teman-teman, mereka dengan segera menganjurkan agar tawaran itu saya terima.

-DR. M. SYAFI’I ANWAR



Silakan download ebook gratisnya DI SINI




Download ebook gratis dan selamat menikmati kawan. Ini hanyalah review, belilah buku aslinya dan nikmati karya penulisnya dengan cerdas. Karena bagaimana pun, menikmati suatu karya tulisan lebih nikmat jika membaca langsung dari bukunya. Terima kasih sudah berkunjung.

---
sumber gambar:
https://cf.shopee.co.id/file/25ecd91204cdbe1ab49a0a0570d6326a

No comments:

Post a Comment