Saturday, 5 January 2019

Resensi Buku Winna Efendi - Draf 1: Taktik Menulis Fiksi Pertamamu



Identitas Buku

Judul Resensi: Buatlah Pembaca Terkesan dengan Novelmu
Judul Buku: Draf 1: Taktik Menulis  Fiksi Pertamamu
Penulis: Winna Efendi
Penerbit: GagasMedia
Terbit: 2012
Tebal: 346 hlm; 14 x 20 cm
ISBN: 979-780-595-6
Jenis Buku: Nonfiksi
Harga: Rp 49.000,-


Ulasan


Buku ini merupakan buku non-fiksi pertama karya Winna Efendi. Selain buku ini, ia juga menulis novel, di antaranya: Refrain (2009), Ai (2009), Remember When (2011), Tomodachi (2014), Girl Meets Boy (2015), Someday (2017), yang beberapa di antaranya sudah difilmkan. Winna Efendi adalah salah satu penulis berkewarganegaraan Indonesia. 

Lahir pada tahun 1986. Novelnya Ai menjadi kandidat short list Khatulistiwa Literary Award 2009 kategori Penulis Muda Berbakat, Refrain masuk dalam short list Fiksi Favorit Anugerah Pembaca Indonesia 2009, sedangkan Someday masuk dalam Buku Terbaik 2017 versi Google Play.

Selain membahas elemen-elemen yang ada pada novel dan menulis secara umum, buku ini juga memuat seputar bagaimana cara menulis dan menerbitkan novel menurut pengalaman Winna Efendi sebagai penulis produktif. 

Mulai dari menyusun kerangka dan mengembangkan ide, lalu mulai menulis, melakukan self editing, mengirim naskah novel ke penerbit, sampai bagaimana cara menghadapi penolakan naskah dan writer’s block. Pada bab elemen-elemen novel, Winna Efendi membubuhkan writer’s checklist berupa pertanyaan yang harus dijawab penulis terkait unsur-unsur intrinsik cerita yang telah dibuat. Tentunya poin itu sangat membantu dalam mengoreksi keutuhan cerita dan menghindari adanya plot hole.

Selain fisik buku yang mendekati sempurna (jenis tulisan dan jenis kertas yang nyaman di mata, serta adanya ilustrasi, kutipan motivasi, dan minimnya kesalahan ketik), isi buku ini tergolong lengkap untuk disebut sebagai ringkasan teori proses menulis fiksi. 

Dan tentunya dapat membantu para penulis pemula maupun yang telah menyandang gelar ‘Penulis Bestseller’ dalam menciptakan novel berkualitas. Bahasa yang digunakannya pun mengalir, lugas, bersahabat, tidak begitu formal, dan jauh dari kesan menggurui. Yang paling utama adalah isinya, yang per topiknya diulas sedetail mungkin. 

Seperti, bagaimana membuat latar tempat yang nyata, menghidupkan tokoh yang dapat membekas kuat diingatan pembaca, penggunaan dialog yang padat dan berguna, dan disertakan pula contoh plot dari novel Refrain.

Secara fisik dan non-fisik, buku ini minim kekurangan. Namun, alangkah baiknya bila penggunaan Bahasa Inggris diminimalisir, khususnya untuk kutipan-kutipan dan kata-kata motivasi. Karena tidak semua pembaca memahami Bahasa Inggris dengan baik. 

Selain itu, penggunaan Bahasa Indonesia untuk kutipan dan kata-kata motivasi akan lebih menyentuh pembaca, karena dapat langsung diketahui tanpa perlu menerjemahkannya terlebih dulu.

Adanya kekurangan, buku ini tidak lantas menjadi kurang atau tidak layak untuk dibaca. Justru, dengan melihat kelebihan buku ini, menjadikannya patut untuk dipelajari dan diterapkan ilmunya karena sebagaimana diketahui Winna Efendi adalah salah satu penulis novel (khususnya genre remaja) yang kualitas bukunya tidak perlu diragukan lagi.

Jadi, bukanlah sebuah kesia-siaan dan malah merupakan pilihan tepat untuk menyelami buku ini dalam rangka meningkatkan pengetahuan mengenai bagaimana membuat cerita fiksi yang baik.

Sekian resensi buku Draf 1: Taktik Menulis Fiksi Pertamamu karya Winna Efendi. Mohon maaf bila ada kesalahan, terima kasih sudah mampir. Nantikan resensi buku berikutnya.
---
sumber gambar: dok. pribadi

No comments:

Post a Comment