Jumat, 24 Januari 2020

Arti Lambang Cilacap


Hari ini kamu berlibur ke Kabupaten Cilacap? Atau kamu adalah Warga Cilacap yang terkenal dengan selow dan bercahaya? Kali ini Pancarobaku akan mengulas tentang lambang dari kabupaten yang terkenal akan pesona bahari dan Pulau Nusakambangan miliknya. Selain itu, jika kamu berkunjung ke Cilacap, kamu dapat menemukan hal baru yang belum tentu kamu temui di wilayah lain. Yuk kita simak dulu beberapa infonya.

Ada beberapa ornamen yang menarik untuk kita selami. Antara lain sebagai berikut:

1. Bintang Segi Lima
Bintang segi lima melambangkan keluhuran cita-cita masyarakat daerah yang berkepribadian Pancasila. Lima sudut dari bintang ini tak lain merepresentasikan lima nilai Pancasila yang hidup di masyarakat.

2. Tugu Pahlawan Dengan Lidah Api Di Atas Gelombang Laut Selatan
Tugu Pahlawan melambangkan perjuangan heroik masyarakat daerah di masa Revolusi 1945. Kabupaten Cilacap termasuk dalam satu daerah yang mengobarkan semangat kemerdekaan.

3. Lidah Api Menunjukkan Hitungan Lima
Bila kita perhatikan lebih detail lagi, jilatan api yang ada berjumlah lima. Hal ini melambangkan perjuangan yang berdasarkan Pancasila. Lima nilai Pancasila yang senantiasa melandasi perjuangan dan semangat untuk membangun daerah.

4. Gelombang Laut Selatan dengan Empat Lekuk Gelombang
Jumlah lekuk gelombang ini bukan tak bermakna. Empat Lekukan dan Lima Jilatan Lidah Api ini saling bersinergi membangun arti bahwa perjuangan yang  senantiasa berkobar-kobar sejak Revolusi 45, berdasarkan UUD 45 dan jiwa juang 45. Semangat 45 pun diharapkan senantiasa mengakar dalam benak masyarakatnya untuk membangun daerah.

5. Kembang Wijayakusuma
Kembang ini merupakan lambang Wahyu Negara pada saat masih berbentuk kerajaan. Wijayakusuma menjadi nama pengenal khas dan merupakan lambang hidup daerah. Kembang ini hanya ada dan tumbuh di Cilacap saja (bunga gaib). Jika kamu berkunjung ke Kabupaten Cilacap maka kamu akan mudah untuk menemui nama bunga ini di sana. Stadion yang kerap dijadikan markas dari klub sepakbola PSCS kebanggaan masyarakat Cilacap pun dinamakan Stadion Wijayakusuma.

6. Padi dan Kapas
Melambangkan keluhuran cita-cita masyarakat daerah untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur dalam mengemban Amanat Penderitaan Rakyat. Padi dan Kapas juga dapat bermakna sebagai kegiatan masyarakat yang bergerak di sektor pangan dan sandang. Selain dapat menemukan jajaran pantai yang indah, kamu juga dapat melihat hamparan sawah yang luas jika berwisata ke Cilacap.

Selain itu, jika dihitung ada 17 butir padi dan 8 kapas, lalu kita hubungkan dengan Kembang Wijayakusuma yang memiliki 4 kelopak 5 daun bunga, terciptalah suatu makna yang menunjukkan betapa keramatnya Proklamasi 17 Agustus 45. Agustus adalah bulan ke delapan dalam tatanan tahun masehi. Semangat proklamasi akan selalu menyertai kehidupan di Kabupaten Cilacap.

7. Ikan Hiu
Ikan Hiu melambangkan Cilacap berada di daerah pantai laut selatan, penghasil ikan, dan sebagian dari masyarakatnya adalah nelayan. Ikan Hiu juga dijadikan ikon wisata sekaligus kebanggan dari Kabupaten Cilacap dan PSCS di dalamnya.

_____________

Selain ornamen yang menarik, tiap warna dari lambang ini juga memiliki arti dan maknanya sendiri. Yuk kita simak bersama:

1. Warna Merah Hati
Melambangkan keberanian, keuletan, kewaspadaan serta melambangkan perjuangan yang gagah berani.

2. Warna Kuning Emas
Melambangkan keluhuran di dalam mengemban tugas.

3. Warna Putih
Melambangkan suatu kesucian jiwa.

4. Warna Hitam
Melambangkan ketenangan dan ketabahan

5. Warna Hijau
Melambangkan kesuburan dan kemakmuran

6. Warna Biru Laut / Biru Tua
Melambangkan Cilacap yang terletak di pantai selatan, Samudera Indonesia.

Jika kita cermati, seluruh warna yang ada dalam lambang tersebut menggambarkan kepribadian masyarakat daerah.

_____________

Tak berhenti sampai di situ. Pasti ada yang menarik hati kalian tentang makna motto atau tulisan yang ada di lambang Kabupaten Cilacap bukan? Di bawah Bunga Wijayakusuma dan ikan hiu ada pita yang tersematkan kata:

“JALA BHUMI WIJAYAKUSUMA CAKTI”


Jala: Bermakna Air dan Lautan.
Bhumi: Bermakan Tanah dan Daratan.
Wijayakusuma: Bermakna Bunga Kejayaan.
Cakti: Bermakna Ilmu Tertinggi atau Kemampuan untuk Mengolah.

Jika kita simpulkan artinya adalah:

"Kemampuan membudidayakan bumi, laut dan air untuk kemakmuran"


_____________

Bonus untuk kalian yang sudah membaca hingga bagian ini, di awal saya sudah menjelaskan bahwa Warga Cilacap itu selow dan bercahaya. Selow dalam hal ini bukanlah lelet, namun lebih pada makna enjoy dalam menghadapi hidup. Selama saya hidup di Cilacap saya menemui banyak masyarakat yang senantiasa membuat kita enjoy atau nyaman. Baru kenal saja sudah seperti sobat lama yang dirindukan saat bertemu. Ya, selow.

Bercahaya. Itu adalah sesanti dari Kabupaten Cilacap. Tak heran kamu akan disambut dengan slogan atau sesanti ini di beberapa titik yang ada di Kabupaten Cilacap. Ada arti dan maknanya juga loh.


sumber: Arif Srabilor


Bahkan sejak 1986 Cilacap memiliki lagu sesanti dengan judul Cilacap Bercahaya yang diharapkan dapat memompa semangat warganya agar senantiasa membangun dan meningkatkan citra Kabupaten Cilacap. Yang unik, lagu mars ini juga akan mudah kamu dengar karena sering dinyanyikan dalam acara protokoler di Cilacap. Yuk simak dulu maknanya:

"CILACAP BERCAHAYA"

B: Bersih
E: Elok
R: Rapi
CA: CeriA
H: Hijau
A: Aman
YA: jaYA

Bersih dan elok, rapi ceria dan hijau. Serta aman dan jaya, pasti berkilau. Kalau kamu baca kalimat yang baru saja saya tulis sebelumnya dengan bersenangdung, mungkin kamu perlu mencari kembali lirik lagunya untuk bernostalgia.

Demikian sekilas Arti dan Makna dari Lambang Kabupaten Cilacap. Daerah yang penuh dengan kehangatan warganya, bahasa ngapak dan sunda yang membaur serta banyak keunikan lainnya. Kamu punya kenangan yang ingin dibagikan? Yuk tulis di kolom komentar. Saya ingin membacanya.

Salam literasi. Semoga senantiasa harimu indah dan sampai jumpa di artikel berikutnya!



_____________
sumber:
http://cilacapkab.go.id
ide dan gaya tulisan pribadi

0 komentar

Posting Komentar