Pancarobaku

Literasi Tak Akan Mati

Terima kasih atas 1.500.000 kunjungan darimu, sobat. Pancarobaku resmi kami tutup. Mari pindah mari berbenah. Kita buka lembaran baru di www.pustakaindo.com

Copyright © Pancarobaku | Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger
Design by WebSuccessAgency | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com

Visitor

Jumat, 28 Februari 2020

Cerita Anak - Saudagar Kaya dan Hartanya



Selamat pagi sobat Pancarobaku. Di pagi yang cerah ini kami ingin berbagi cerita anak yang mungkin belum pernah kalian dengar. Cerita ini dapat kamu baca sambil lalu dan masuk kembali ke dunia yang penuh akan nostalgia. Selamat menikmati!

Seorang tua yang sangat kaya, membayangkan dirinya tidak akan dapat hidup lama lagi, karena itu, dia membagi-bagikan harta dan rumahnya secara merata ke anak-anaknya. Tetapi ternyata dia tidak meninggal dunia dan malah hidup menderita setelah itu karena di usianya yang tua, anak-anaknya memperlakukan dia dengan kejam. Betapa jahat dan egoisnya anak-anaknya! Sebelum membagikan hartanya, anak-anaknya berlomba-lomba menyenangkan sang ayah karena berharap akan mendapatkan uang yang lebih banyak dibanding anak yang lain, tetapi sekarang setelah menerima warisan, mereka tidak peduli lagi terhadap ayahnya, mereka bahkan berharap ayahnya cepat meninggal karena hanya membebani mereka saja.

Suatu hari orang tua tersebut bertemu dengan temannya dan menceritakan segala kesedihannya. Temannya merasa sangat simpati dan berjanji untuk membantunya. Tidak berapa lama, temannya tersebut mendapatkan satu cara untuk membantu orang tua tersebut. Dalam beberapa hari dia mengunjungi orang tua tersebut dengan membawa empat kantung yang penuh dengan batu dan kerikil.

"Lihatlah disini, teman," katanya. "Anak-anak mu akan tahu bahwa saya datang ke sini beberapa hari berturut-turut dan akan bertanya-tanya tentang hal ini. Kamu harus berpura-pura bahwa saya datang untuk mengembalikan uang yang saya pinjam dari kamu, dan berpura-puralah seolah-olah uang pinjaman yang saya kembalikan, lebih banyak lagi dari yang engkau pernah miliki. Simpanlah kantung-kantung batu ini, dan jangan biarkan anak-anakmu mendapatkannya atau membukanya selama kamu masih hidup. Saya yakin mereka akan mengubah tingkah laku mereka terhadap kamu. Selamat jalan, saya akan mengungjungi engkau apabila saya sempat."

Ketika anak-anaknya mendengar bahwa ayahnya memiliki kekayaan yang luar biasa banyaknya kembali, mereka mulai berlomba-lomba memberikan perhatian kepada ayahnya, dan hal ini berlanjut hingga orang tua tersebut meninggal dunia. Saat anak-anaknya membuka dengan rakus keempat kantong-kantong yang terlihat berat itu, mereka hanya menemukan batu dan kerikil di dalamnya.

Demikian sedikit cerita yang dapat kami bagikan. Sayangi orang tuamu selalu ya. Semoga kita semua senantiasa menjadi anak yang berbakti kepada orang tua. Terima kasih sudah berkunjung dan sampai jumpa di cerita selanjutnya!

0 komentar

Posting Komentar